Wednesday, July 2, 2014

1000 Poin Untuk Masuk Surga

Seorang bapak memiliki kehidupan rohani yang baik. Suatu hari karena kecelakaan, ia meninggal dunia.
Di surga ia bertemu dengan penjaga gerbang. Ia kemudian ditanya Malaikat dan terjadilah dialog keduanya: "Anda mau masuk?"
"Iya"
"Untuk masuk anda butuh 1000 poin perbuatan baik".
"Saya pernah menolong orang jatuh".
"0.5 poin untuk anda."
"Baik, dulu saya pernah menyumbang pengemis".
"Bagus, 1 poin untuk anda".
"Saya memberi uang 50 juta secara cuma-cuma".
"Bagus 2 poin tambahan".
"Saya pernah mendonorkan ginjal saya".
"Lumayan 3 poin lagi".

Bapak itu kemudian menjadi sedikit grogi melihat poinnya masih sedikit. Lantas dia pun menambahkan berbagai amalan kebaikannya:

"Saya rajin beribadah sejak umur 5 tahun".
"Wah hebat tambahan 5 poin".
"Saya hampir terbunuh ketika menyelamatkan seorang bocah dari kebakaran".
"Pengorbanan bagus, 10 poin".

Melihat betapa segala amal kebaikannya tidak mampu menutupi syarat poin untuk masuk surga, bapak itu menjadi lesu, dan akhirnya ia berkata:

"Kalau begini caranya, hanya dengan kebaikan Tuhanlah saya bisa masuk surga".

Dengan tersenyum, Malaikat kemudian berkata:
"Bagus, anda memperoleh 1000 poin, silahkan masuk...."

Kisah diatas mengajarkan pada kita, bahwa kita tidak akan pernah tahu, apakah amal kebajikan yang kita perbuat selama di dunia bisa mendapatkan manfaat kelak di akhirat. Kita tidak akan pernah tahu, apakah Tuhan memberi nilai yang besar pada amal ibadah kita. Pada akhirnya, hanya keikhlasan kita kepada Tuhanlah yang bisa membawa kita menuju surganya. Karenanya, jangan pernah menghitung berapa banyak amal baik yang sudah kita lakukan. Tapi, hitunglah selalu keburukan kita, karena kita tidak tahu apakah amal baik kita tersebut bisa menutup segala keburukan yang pernah kita perbuat.

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © . # - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger