Tuesday, March 25, 2014

Jangan Jadikan Aku Istrimu......

Jangan jadikan aku istrimu...
Jika nanti dengan alasan bosan, kamu berpaling pada perempuan lain
kamu harus tahu meski besar mendengar suara dengkurmu namun melihatmu begitu pulas
wajah mantan pacarku yang terlihat begitu sempurna pun takkan mengalihkan pandanganku 
dari wajah lelahmu setelah bekerja seharian...

Jangan Jadikan aku istrimu...
jika nanti kamu enggan bangun hanya untuk mengganti popok anakmu ketika dia terbangun tengah malam..
Sedang selama 9 bulan aku harus membawanya dalam perutku membuat badanku pegal dan tidak bisa tidur sesukaku

Jangan Jadikan aku istrimu..
Jika nanti kita tidak bisa berbagi baik suka maupun sedih dan kamu lebih memilih teman perempuanmu untuk bercerita..
kamu harus tahu meski begitu banyak teman yang siap menampung curahan hatiku, hanya padamu aku ingin berbagi dan aku hanya bukan teman tidurmu yang tidak bisa diajak bercerita sebagai seorang sahabat...

Jangan Jadikan aku istrimu..
Jika nanti kamu langsung tertidur setelah kita bercinta. Kamu harus tahu aku menikmati kebersamaan denganmu dan mendengar rayuan gombalmu yang terdengar lucu alih-ali romantis. Dan itu adalah saat - saat romantis yang kutunggu.

Jangan Jadikan aku istrimu..
Jika nanti dengan alasan sudah tidak ada kecocokan kamu memutuskan menceraikan diriku..
Kamu tahu betul kita memang berbeda dan bukan persamaan yang menyatukan kita, tapi komitmen kita untuk bersama...

Jangan Jadikan aku istrimu..
Jika nanti kamu memilih tamparan dan kata - kata kasar untuk memperingatkan kesalahanku..
sedang aku tidak tuli dan masih bisa mendengar kata - katamu yang lembut tapi berwibawa..

Jangan Jadikan aku istrimu..
Jika nanti sehari bekerja kamu tidak segera pulang dan memilih bertemu dengan teman - temanmu..
Sedang seharian aku sudah begitu lelah dengan cucian dan setrikaan yang menumpuk dan aku 
bahkan tidak sempat menyisir rambutku, anak dan rumah bukan hanya kewajibanku karena kamu 
menikahiku bukan untuk jadi pembantu tapi pendamping hidupmu dan jika boleh memilih aku 
akan memilih mencari uang dan kamu di rumah saja sehingga kamu tahu bagaimana rasanya...

Jangan Jadikan aku istrimu..
Jika nanti kamu lebih sering berkutat dengan pekerjaanmu bahkan di hari minggu
daripada meluangkan waktu bersama keluarga. Aku memilihmu bukan karena aku tahu aku akan hidup nyaman dengan segala fasilitas yang kamu bisa mempersembahkan untukku

Jangan Pilih aku jadi istrimu...
Jika nanti kamu membawaku ke pesta pernikahan teman - temanmu dan memperkenalkan aku sebagai istrimu..
Meski aku bangga karena kamu memilihku tapi takkan kubiarkan kata - katamu menyakitkan aku
Bagi aku pasangan bukanlah sebuah trofi apalagi pajangan. Bukan hanya seseorang yang sedap dipandang mata, tapi menyejukkan bathin ketika dunia tidak lagi menyapa.
Rupa adalah anugrah yang akan pudar terkikis waktu dan pada saat itu kamu akan tahu kalau
pikiran dangkalmu itu telah menjerumuskanmu

Jangan Pilih aku sebagai istrimu....
Jika nanti kamu berpikir akan mencari penggantiku ketika tubuhku tak selangsing sekarang.
kamu tentu tahu kalau kamu ikut andil besar dengan melarnya tubuhku karena aku tidak punya waktu untuk diriku sedang kamu selalu menyempatkan diri ketika teman - temanmu mengajak berpetualangan.

Jangan Buru - buru menjadikan aku istrimu....
Jika saat ini kamu masih ingin bersenang - senang dengan teman - temanmu dan beranggapan aku akan melarangmu bertemu mereka setelah kita menikah.
Kamu tidak tahu akupun masih ingin menghabiskan waktu bersama teman - teman untuk sekedar ngobrol atau creambath di salon dan tidak ingin apa yang di sebut "kewajiban"
membuatku terisolasi dari pergaulan. Itu semua aku sibukkan dengan urusan rumah tangga.
Menikah bukan untuk menghapuskan identitas diri kita sebagai individu. tapi kita tahu kita harus selalu menghormati hak masing - masing tanpa melupakan kewajiban.

Jangan buru - buru menikahiku
jika saat ini kamu masih ingin meraih impian mimpi mudamu, sementara kamu beranggapan aku hanya bisa jadi penghalang langkahmu itu. Meski menikah denganmu adalah impian terbesar dalam hidupku.
Aku tidak keberatan menunda itu demi cita-cita karena aku juga punya cita-cita dan  aku tahu bagaimana rasanya jika berhasil meraihnya.

Jangan buru - buru Menikahiku
Jika saat ini kamu sungkan pada orangtuaku dan merasa tidak nyaman karena
waktu semakin menunjukan kekuasaannya.
Bagiku hidup lebih dari sekedar angka yang kita sebut umur. Aku tidak ingin menikah karena kewajiban dan untuk menyenangkan kedua orangtuaku. Menikah denganmu adalah keputusan terbesar dalam hidupku yang tak ingin kusesali hanya karena terburu - buru.

Jangan buru - buru Menikahiku
Jika sampai saat ini kamu masih berpikir mencuci adalah pekerjaaan perempuan.
Aku tidak keberatan membetulkan genteng rumah dan berubah jadi satpam untuk melindungi
anak - anakku dan hartamu ketika kamu keluar kota..

Hapus aku dari daftar calon istrimu
Jika saat ini masih ada perempuan lain yang menarik hatimu dan rasa penasaran yang membuatmu enggan mengenalkanku pada teman - temanku...
kamu harus tahu meski cintaku sudah aku perjuangkan aku tak akan ragu untuk meninggalkanmu.
Jika kamu masih berpikir kamulah cinta pertamaku sedang setiap hari aku harus mendengar nama 
mantan - mantanmu dan berusaha sekuat tenaga menghilangkan rasa cemburu tanpa alasan. 
Tapi kamu harus yakin, kamulah cinta terakhir dan satu - saatunya cinta yang ingin kujalani 
sampai akhir hayatku.

Jangan jadikan aku sebagai isitrimu..
Jika kamu pikir bisa menduakan cinta. 
Kamu mungkin tak tahu seberapa besar aku mengagungkan cinta tapi aku juga tidak akan menyakiti diriku sendiri jika cinta yang kupilih mengkhianatiku.

Jangan Jadikan Aku sebagai istrimu..
Jika kamu berpikir aku mencari kesempurnaan 
Jangan pernah berpikir menjadikanku sebagai istri jika kamu belum tahu satu alasan karena apa aku harus menerimamu sebagai suamiku...

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © . Catatan Pikiran Manusia - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger