Monday, February 15, 2016

Rahasia Surat Ar Rahman



Pernahkah membaca Al Qur’an surat Ar-Rahman? Satu hal yang menarik dari kandungan surat Ar-Rahman adalah pengulangan satu ayat yg berbunyi:
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
"Maka nikmat Tuhan kamu yg manakah yang kamu dustakan?"


Kalimat ini diulang sebanyak 31 kali dalam surat ini, dan mengisi 40% dari total ayat dalam surat Ar Rahman. Apa gerangan makna kalimat tersebut?
Surat Ar-Rahman adalah surat yang memuat retorika yang amat tinggi dari Allah SWT. Setelah Allah menguraikan beberapa nikmat yang dianugerahkan kepada kita, Allah bertanya: “Maka nikmat Tuhan kamu yg manakah yg kamu dustakan?”
Menarik untuk diperhatikan bahwa Allah menggunakan kata “dusta”, bukan kata “ingkari”, “tolak” atau kata sejenisnya. Seolah Allah ingin menunjukkan bahwa nikmat yang diberikan kepada manusia itu tidak bisa diingkari keberadaannya. Yang bisa dilakukan oleh manusia adalah mendustakannya.
Dusta berarti menyembunyikan kebenaran. Manusia sebenarnya tahu bahwa mereka telah diberi nikmat oleh Allah, tapi mereka menyembunyikan kebenaran itu, mereka mendustakannya!
Ketika kita mendapat uang yang banyak, kita katakan bahwa itu akibat kerja keras kita. Kalau kita berhasil menggondol gelar Sarjana itu dikarenakan kemampuan otak kita yg cerdas. Kalau kita mendapat proyek maka kita katakan bahwa itu akibat karena kita pandai melobby?
Pendek kata, semua nikmat yang kita peroleh seakan-akan hanya karena usaha kita saja. Tanpa sadar kita lupakan peranan Allah, kita sepelekan kehadiran Allah pada semua keberhasilan kita dan kita dustakan bahwa sesungguhnya nikmat itu semuanya datang dari Allah.
Ingatlah… baik kita dustakan atau tidak, semua nikmat yang kita peroleh itu akan ditanya di hari kiamat nanti.
“Sungguh kamu pasti akan ditanya pada hari itu akan nikmat yang kamu peroleh saat ini” (QS. 102: 8)
Tidak patutkah kita bersyukur kepada-NYA? Mari mengucap Alhamdulillah sebagai bagian (minimal) dari rasa syukur kita.

YAA SYAKUURU A’INNAA ‘ALAA SYUKRIKA
(Ya Allah Yang Maha Menerima Syukur, berikanlah kami kemampuan untuk selalu bersyukur kepada-Mu).

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © . # - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger