Muhasabah Ramadhan



Perkenankanlah aku mencintai Mu sebisaku
Dengan segala kelemahanku…
Aku tak sanggup mencintaiMu dengan kesabaran menanggung derita....
Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al-Musthafa
Karena itu izinkan aku mencintai Mu
Melalui keluh kesah pengaduanku pada Mu
Atas derita batin dan jasadku
Atas sakit dan ketakutanku

Rabbi…
Aku tak mampu mencintai Mu seperti Abu Bakar,
Yang menyedekahkan seluruh hartanya
Dan hanya meninggalkan Engkau dan Rasul Mu bagi diri dan keluarga.
Atau layaknya Umar yang menyerahkan separuh harta demi jihad
Atau Utsman yang menyerahkan 1000 ekor kuda
untuk syiarkan agama Mu
Atau seperti Ali KarramallahuWajha yg hebat semangat kepahlawanannya.

Maka Ya Allah… Izinkan aku mencintai Mu
Melalui seratus-dua ratus perak yang terulur
Pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan
Pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di tepi-tepi jembatan
Pada makanan-makanan sederhana yang terkirim ke handai taulan.

Ilahi… Aku tak mampu mencintai Mu
Dengan khusyuknya sholat salah seorang sahabat Nabi Mu
Hingga tiada terasa anak panah musuh terhunjam di kakinya
Karena itu Ya Allah…
Perkenankanlah aku tertatih menggapai cinta Mu
Dalam sholat yang coba kudirikan tergesa-gesa
Seraya ingatan kadang melayang ke pelbagai permasalahan dunia

Rabbi..
Aku tak dapat beribadah ala para sufi rahib
Yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta dengan Mu
Maka izinkanlah aku untuk mencintai Mu dalam satu-dua rakaat malamku
Dalam desah nafas kepasrahan tidurku.

Ya Maha Rahman…
Aku tak mampu mencintaiMu bagai para al hafidz dan hafidzah
Yang menuntaskan kalam Mu dalam satu putaran malam
Dari itu.. Perkenankanlah aku mencintai Mu
Melalui selembar dua lembar tilawah harianku
Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku

Ya Rahim… Aku tak mampu mencintai Mu semisal Sumayyah
Yang mempersembahkan jiwa demi tegaknya agama Mu
Seandai para syuhada yang menjual dirinya dalam jihad
Maka perkenankanlah aku mencintai Mu
Dengan mempersembahkan sedikit bakti
dan pengorbanan untuk dakwah Mu
Maka izinkanlah aku mencintai Mu
Dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru.

Allahu Karim… Aku tak mampu mencintai Mu di atas segalanya
Bagai Ibrahim yang rela tinggalkan putera dan istrinya,
Dan patuh mengorbankan pemuda penyejuk matanya

Maka izinkanlah aku mencintai Mu di dalam segalanya
Dengan mencintai keluargaku
Dengan mencintai sahabat-sahabatku
Dengan mencintai manusia dan alam seluruhnya
Allahu RahmanuRahim, Ilahi Rabbi…
Perkenankanlah aku mencintai Mu semampuku..
Agar cinta itu mengalun dalam jiwa
Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku selamanya.

Muhasabah Ramadhan Muhasabah Ramadhan Reviewed by Himam Miladi on June 04, 2016 Rating: 5

No comments:

Terima kasih sudah meninggalkan komentar di artikel ini

Powered by Blogger.